PELATIHAN OPERATOR DAPODIK PAUD, SD, SMP DAN DIKMAS

BANJARNEGARA – Dalam rangka peningkatan pengembangan kapasitas operator DAPODIK, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara mengadakan pelatihan bagi operator DAPODIK SD, SMP, PAUD dan DIKMAS yang bertempat di Surya Yudha Hotel, Jl. Raya Rejasa, Rejasa, Madukara, Banjarnegara, Jawa Tengah 53482.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 178 orang yang terdiri dari 40 orang perwakilan dari unsur SD, 98 orang dari unsur SMP, 14 orang dari unsur PAUD, 6 orang dari unsur DIKMAS dan 20 orang dari unsur koordinator pendataan tingkat Kecamatan. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga. Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga menyampaikan pentingnya validitas data dan integritas para pengelola DAPODIK sebagai wujud implementasi single data source (satu sumber data) yang digunakan sebagai basis data dalam proses pelaksanaan perencanaan program dan kegiatan bidang pendidikan. Dalam akhir sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kualitas data DAPODIK harus semakin ditingkatkan mengingat beberapa kebijakan dan program saat ini mengacu data DAPODIK.

Dalam kegiatan ini disampaikan mekanisme pengelolaan data di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai dari kebijakan pengelolaan pendataan, mekanisme penjaringan data dan program pemanfaatan data DAPODIK yang dalam hal ini disampaikan oleh narasumber dari Pusat Data Statistik Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Drs. Ade Nasrun, M.Si dan Bapak Fuad Kleb, ST. Pada kesempatan itu juga diadakan forum diskusi terkait permasalahan seputar pendataan yang ada di sekolah serta pemaparan dari perwakilan kelompok peserta dengan tema permasalahan yang terjadi di sekolah dalam proses pendataan DAPODIK dan saran dari sekolah bagaimana untuk meningkatkan kualitas data DAPODIK.

Kegiatan ini diharapkan dijadikan sebagai media interaksi dan koordinasi antara Sekolah, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga menciptakan kerjasama yang harmonis untuk menciptakan data yang lebih berkualitas.

Materi bisa diunduh disini