Bidang Sekolah Dasar

  1. Tugas Pokok Bidang Sekolah Dasar melaksanakan sebagian tugas pokok Kepala Dinas dalam penyusunan program kerja, penelitian, pengkajian, pengolahan data, pembinaan, pengembangan dan pemantauan serta evaluasi dalam pengelolaan sarana prasarana dan pelaksanaan kurikulum nasional serta muatan lokal  Sekolah Dasar.
  2. Fungsi : 1. Pengkoordinasian dan penyusunan program kerja di bidang pendidikan  Sekolah Dasar, pelaksanaan kurikulum nasional dan kurikulum muatan lokal serta pengelolaan sarana dan prasarana pada pendidikan  Sekolah Dasar; 2. Penyiapan bahan perumusan dan penyusunan kebijakan teknis operasional di Bidang Sekolah Dasar; 3. Pelaksanaan pengkoordinasian intern dan antar unit kerja terkait di Bidang Sekolah Dasar, pelaksanaan kurikulum nasional dan kurikulum muatan lokal serta pengelolaan sarana prasarana pada  Sekolah Dasar; 4. Penginventarisasian, penelitian, pengkajian data dan potensi di bidang pendidikan  Sekolah Dasar, pelaksanaan kurikulum nasional dan kurikulum muatan lokal serta pengelolaan sarana dan prasarana pada  Sekolah Dasar;  5. Pengkoordinasian dan pengembangan kegiatan di bidang pendidikan  Sekolah Dasar; 6. Pengkoordinasian pelaksanaan kerjasama dengan lembaga/instansi dalam pengembangan, penelitian dan pengkajian di bidang pendidikan  Sekolah Dasar; 7. Pengkoordinasian pelaksanaan fasilitasi dan pengembangan pengelolaan pendidikan  Sekolah Dasar;  8. Pengkoordinasian pertimbangan dalam pemberian lisensi rekomendasi dan atau izin penyelenggaraan pendidikan  Sekolah Dasar;  9. Penginventarisasian permasalahan yang berhubungan dengan penyusunan program kerja, penelitian dan pengkajian, pengolahan data, pembinaan dibidang pendidikan  Sekolah Dasar, pelaksanaan kurikulum nasional dan kurikulum muatan lokal serta pengelolaan sarana dan prasarana pada pendidikan  Sekolah Dasar serta penyiapan bahan penyelesaiannya;  10. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program kerja pembinaan di bidang pendidikan  Sekolah Dasar dan pelaksanaan kurikulum nasional dan kurikulum muatan lokal pada pendidikan